Sebenarnya aku marah..
Sebenarnya hatiku ingin menangis...
Sebenarnya aku gx rela dengan semua ini..
Keputusan yang kau buat terlalu meyakitiku...
Tapi..
Aku capek..
Aku bosan...
Aku ingin lari..
Aku tak punya pilihan selain berdamai dengan diriku sendiri...
Percuma...
Percuma aku marah..
Percuma hatiku menangis..
Percuma aku berlari..
Karena aku tau hal itu hanya akan lebih menyakiti diriku sendiri...
Karena aku tau kau tak akan pernah mendengarkanku...
Kau telah membuat keputusan itu...
Biarkan...
Biarkan kau saja yang memilih...
Biarkan kau saja yang memutuskan..
Biarkan kau saja yang menjalani...
Karena hanya dirimu saja yang mengetahui apa yang terbaik...
Terbaik untuk dirimu...
Terbaik untuk diriku..
Terbaik untuk dirinya...
Jangan pernah salahkan aku jikalau aku nantinya tidak memilihmu...
Jangan pernah salahkan aku jikalau aku nantinya tidak mempercayaimu lagi...
Jangan pernah salahkan aku jikalau aku nantinya meyakiti hatimu...
Aku tau aku yang memulai semua ini..
Aku tau apa yang telah kuperbuat kemaren telah meyakitimu..
Tapi sadarlah..
Sadarlah bahwa aku memulainya bukan karena diriku semata..
Sadarlah bahwa aku memulainya hanya untuk kebaikan kita..
Sadarlah bahwa aku memulainya karena aku harus memulainya...
Aku tak punya pilihan lain selain memulainya...
Aku tak meyangka bahwa pilihanmu ini adalah jawabannya..
Bukan ini...
Bukan jawaban seperti ini yang aku harapkan..
Bukan jawaban seperti ini yang seharusnya kau putuskan..
Bukan jawaban seperti ini yang seharusnya qta jalani bersama...
Terserahlah...
Terserah kau mau berbuat apa sekarang...
Terserah kau mau mengatakan apa sekarang...
Terserah kau mau terus tetap meragukannya...
Terserah kau mau terus tetap menjalankannya...
Terserah kau mau sampai kapan akan terus berbohong...
Berbohong....
Berbohong pada hatimu..
Berbohong pada hatiku...
Berbohong pada hatinya...
Kau sudah cukup dewasa untuk semua ini, Sayang....
Selasa, 28 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar